Jumat, 17 Februari 2012

Petani Rasional


Ciri-ciri petani rasional

Dalam kenyataannya sekarang, usahatani mandiri yang murni sebagaimana yang digambarkan itu sudah jarang sekali dapat dijumpai. Yang ada tinggalah berbagai bentuk peralihan dari usahatani mandiri ke usahatani komersial, yaitu usahatani yang menjual sebagian atau seluruh produksinya kepada pihak luar. 

Berbeda dengan ciri-ciri petani subsisten seperti yang dikemu- kakan oleh Scott, Popkin (1961)  justru  mengemukakan bahwa petani itu (seperti juga anggota masyarakat yang lain) juga rasional. Artinya, mereka selalu ingin memperbaiki nasibnya,  dengan mencari dan memilih  peluang-peluang  yang mungkin  dapat dilakukannya.

Kalaupun mereka  (agak)  lamban menerima  inovasi,  itu bukan-lah  karena  disebabkan  karena  fatalistik, tetapi mereka masih dalam taraf penilaian. Tentang hal ini, lebih lanjut Popkin (1979), mengemukakan ciri-ciri usahatani komersial, sebagai berikut:

(1).    Menyukai perubahan
Berbeda dengan usahatani subsisten yang tidak menyukai inovasi dan atau perubahan, usahatani komersiil justru selalu mencari atau memburu inovasi demi perubahan demi pening-katan produksi dan produktivitasnya serta perbaikan efisiensi Usahatani komersiil menyukai perubahan, sebab perubahan bukanlah ancaman, melainkan justru dinilainya sebagai peluang menuju perbaikan usahatani dan kehidupannya.

(2).    Memerlukan pasar
Karena usahatani komersial selalu berusaha untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitasnya, maka mereka sangat membutuh-kan pasar sebagai tempat menjual (kelebihan) produksi yang tidak habis dikonsumsi sendiri. 
Pada perkembangan lebih lanjut, pasar juga diperlukan sebagai sumber input (sarana produksi) dan peralatan yang dibutuhkan, serta sebagai sumber informasi/inovasi yang sangat dibutuhkan bagi perbaikan mana-jemen, perbaikan teknik berusahatani serta peningkatan efisien usahataninya,

(3).    Hubungan Eksploitatif
Berbeda dengan kehidupan masyarakat yang masih subsiten, hubungan patroon-client antara elit-masyarakat dan warganya, antara pemilik lahan dan penyakap/penggarap, dan antara petani pengelola dengan buruh-taninya, dalam masyarakat yang telah melakukan usahatani komersial sudah tidak dapat dijumpai lagi.
Yang terjadi hanyalah hubungan bisnis atau untung-rugi atau bahkan saling mengeksploitasi, demi peningkatan efisiensi dan pendapatan/ keuntungannya.

Dalam masyarakat petani komersial, masing-masing selalu saling berusaha memperoleh manfaat setinggi-tingginya dari setiap korbanan yang dilakukan.  Dalam hubungan ini, kehar-monisan kehidupan antar warga masyarakat  sudah dikalahkan dengan kepentingan pribadi, dan kesejahteraan hanya dapat dinikmati dari banyaknya pendapatan/ keuntungan yang dapat dijadikan alat-tukar atau alat pembelian produk (barang dan atau hasa) yang menjadi kebutuhan keluarganya.

Usahatani komersial yang teknologinya masih sangat sederhana, belum dapat dikatakan sebagai usahtani yang "modern." Usahatani yang demikian itu, masih tetap dianggap sebagai usahatani mandiri dan di dalam klasifikasinya disebut sebagai "usahatani mandiri pra industri" (pre-industrial subsistence production). Kalaupun di dalam usahatani tersebut telah terjadi pertukaran, telah diadakan pembagian pekerjaan dan telah digunakan uang sebagai alat pertukaran, tetapi sikap dan cara berfikir daripada petaninya sendiri belumlah "market oriented" (Hadisapoetro, 1970). 

Tentang  hal  ini, Mosher (1967)  memberikan  gambaran yang agak luas tentang "petani", yakni:

1) Petani Sebagai Manusia

a)    Petani  sebagai manusia, ia juga rasional,  memiliki  harapan-harapan,  keinginan-keinginan,  dam kemauan  untuk  hidup lebih baik. Di samping itu, petani seperti halnya manusia yang  lain  juga memiliki harga diri  dan  tidak  bodoh, sehingga  memiliki potensi yang dapat  dikembangkan  guna memper-baiki kehidupannya.

b)   Petani  sebagai manusia, umumnya adalah kepala  keluarga  di dalam rumah tangganya. Karena itu,  sebenarnya tidak ada satupun petani yang tidak selalu ingin  memper­baiki kehidupan dan kesejahteraan keluarganya.  Sehingga, mereka  juga mau dan selalu ingin mencoba setiap  peluang yang  dapat dilaku-kannya untuk memperbaiki kehidupan  keluarga.  Kalaupun  mereka agak  lamaban  dalam  mengikuti penyuluhan, hal itu bukan karena mereka tidak mau dibantu memperbaiki kehidupannya sendiri, tetapi mungkin penyuluh belum mampu mengajaknya, atau  belum memahami  kebutuhan-kebutuhan yang dirasakan oleh petani sasarannya.

c)    Petani  sebagai manusia, biasanya  memiliki  ikatan kekerabat-an  serta memegang teguh adat-istiadat  masyara­katnya. Dengan demikian, seringkali penyuluhan agak  lamban diterima, karena mereka memang butuh pertimbangan dan legitimasi dari anggota  masyarakatnya.

d)   Seperti halnya dengan manusia yang lain, sebenarnya juga memiliki  sikap  untuk selalu  ingin  maju, inova-tif dan tidak  ada  satupun  di antara mereka yang tidak ingin memperbaiki kehidupan  dan kesejahteraan keluarganya sesuai dengaan adat dan  nilai-nilai yang diterima oleh masyarakatnya.

2)   Petani sebagai jurutani
      Petani sebagai jurutani, adalah petani yang melaku­kan kegiatan bertani, yang memiliki pengalaman dan  telah belajar dari pengalamannya. Hasil belajarnya itu, tercer­min  dari kebiasaan-kebiasaan yang mereka terapkan  dalam kegiatan bertani.
Di antara kebiasaan-kebiasaan itu, ada yang  "baik" atau mendu-kung kegiatan penyuluhan, tetapi ada pula  yang kurang mendu-kung kelancaran penyuluhan.
   Kebiasaan-kebiasaan yang mendukung penyuluhan  adalah:

a)  Kebiasaan memperhatikan gejala-gejala alam, yang dapat dijadikan  pedoman bertani. Salah satu contoh  menarik adalah adanya pedoman bertani berupa "pranoto mongso", yang  terbukti telah memiliki  nilai-nilai  keilmiahan yang  sangat penting untuk ditaati oleh setiap  petani di Jawa.

b) Kebiasaan "ingin tahu" atau bertanya "mengapa" tentang banyak  hal yang berkaitan dengan kegiatannya  bertani maupun yang berkaitan dengan kehidupannya sehari-hari. Kebiasaan seperti ini, sebenarnya mencerminkan tinggi­nya aspirasi dan keinginannya untuk dapat  mengantisipasi masa depannya.

c)  Kebiasaan untuk menghitung-hitung (menganalisis)  jumlah pengeluaran dan penerimaan yang diperolehnya.  Hal ini,  menunjukkan bahwa (sesuai  dengan  kemampuannya) mereka memiliki daya analisis yang tinggi, yang sebenarnya sangat  diperlukan sebelum ia menerima atau menerapkan inovasi yang ditawarkan penyuluhnya.

d) Kebiasaan  untuk  "meniru" dan  "mencoba"  (trial  dan error) tentang segala sesuatu yang dinilainya  sebagai peluang baru yang dapat  meningkatkan  produksinya. Kebiasaan  seperti ini, sebenarnya mencerminkan  sikap inovatif petani.

Sedang kebiasaan-kebiasaan petani yang kurang  mendukung kelancaran penyuluhan adalah:

a) Tidak  mudah percaya pada orang lain,  terutama  orang luar yang belum dikenalnya.
Hal ini, disebabkan karena sebagai  petani mereka sudah memiliki pengalaman  yang (setidak-tidaknya)  telah teruji oleh waktu,  sehingga seringkali  ia  menjadi lamban meneri-ma  sesuatu  yang baru  sebelum  diyakini betul akan memberi-kan perubahan/manfaat seperti yang diinginkan.

b) Memegang teguh adat-istiadat, sehingga setiap  inovasi yang ditawarkan kepadanya selalu  dikajinya  terlebih dahulu, apakah memang tidak menyalahi kebiasaan-kebia­saannya yang dinailai baik itu. Sebab, di dalam kehidupan  mereka, melakukan sesuatu yang baru  yang  belum biasa dilakukan seringkali tidak hanya dinilai sebagai sesuatu  penyimpangan, tetapi bisa dinilainya  sebagai "dosa" terhadap masyarakatnya.

3) Petani sebagai pengelola usahatani

Selain sebagai manusia dan juru tani, seorang petani  umumnya juga pengelola atau "manajer"  dari  usahataninya.  Hal ini berarti bahwa, petani adalah  orang  yang memiliki wewenang untuk mengambil keputusan sendiri  tentang usahataani yang dikelolanya, serta terbiasa  memper­tanggungjawabkan hasil pengelolaannya itu kepada keluarga serta masyarakat lingkungannya.
Berkaitan  dengan  itu, selama  proses  penyuluhan, perlu dipahami bahwa:

a)  Sebagai seorang pengelola (tunggal), petani tidak suka "digurui" orang lain, apalagi digurui oleh orang  luar yang dinilainya: masih muda, dan belum  pernah  atau belum  cukup memiliki pengalaman  mengelola  usahatani seperti yang sudah (lama) mereka alami itu.

b) Unit usaha yang dilolanya itu relatif kecil,  sehingga mereka termasuk  golongan ekonomi lemah.  Tidak  saja lemah dalam permodalannya, tetapi juga lemah  ditinjau dari  peralatan yang digunakan  serta pengetahuan  dan ketrampilan yang dimilikinya, dan karena itu seringka­li  pula  juga  lemah dalam semangatnya untuk  maju. Sehingga  tidak mengherankan jika mereka agak lamban jika didorong  untuk mengadopsi inovasi baru. Bahkan, karena mereka  tidak  mau, seringkali  karena  merasa tidak memiliki kemampuan, baik: kemampuan  pengetahuan dan  ketrampilan  untuk  mengerjakannya,  maupun kemampuan ekonomi untuk membeayai  penerapan  inovasi (yang ditawarkan) yang sangat terbatas.

c)  Usaha yang dikelolanya itu, usaha  yang banyak menghada­pi resiko dari ketidakpastian (terutama ketidakpastian musim  dan ketidakpastian harga jual); sehingga  untuk menerima  sesuatu inovasi harus melalui analisis  yang "matang"  terlebih dahulu supaya selalu  "lolos"  dari sekian banyak ketidakpastian tersebut.
d) Di  dalam pengelolaan usahatani, seringkali tidak  ada batasan tentang pengelolaan usahatani dan  pengelolaan ekonomi  rumah tangganya. Sehingga, disatu  pihak  seringkali  modal usaha yang sudah terbatas itu  menjadi semakin terbatas lagi karena digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, dan di lain pihak pengelolaan  usahatani tidak  selalu  efisien (baik dalam peng-gunaan input terutama tenaga kerja keluarga maupun dalam hal pemberian  upahnya). Keadaan seperti ini, tentu  juga  akan sangat mempengaruhi pengambilan keputusan untuk  menerapkan inovasi.

e)  Karena sempitnya usaha, seringkali ia terpaksa  mencu­rahkan  tenaga  dan mengalokasikan  sebagian  waktunya (seringkali lebih besar) untuk kegiatan non pertanian. Dalam kasus seperti ini, analisis keunggulan komparatif (compara­tive advantage) dan beaya imbangan (opportunity  cost) akan sangat mempengaruhi tingkat kecepatan  penerimaan inovasi.

Dalam sistem usahatani mandiri seperti itu, sama sekali tidak ada benda atau jasa dari pihak luar yang digunakan; dan selaras dengan itu pula, seluruh hasil produksinya digunakan sendiri oleh dan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sendiri tanpa ada sebagian hasilpun yang dijual. Di sini, hubungan antara usahatani dengan rumahtangga dan antara produksi dan konsumsi adalah sangat erat. Usahtani yang mandiri, sama sekali bebas dan tidak tergantung kepada pengaruh pihak luar.

7 komentar:

  1. pertanian harus bangkit kembali dan jgn mau jadi budak koruptor

    BalasHapus
  2. daftar pustakanya manaa fareenn

    BalasHapus
  3. Halo,
    Semua orang, tolong, saya dengan cepat ingin menggunakan media ini untuk membagikan kesaksian saya tentang bagaimana Tuhan mengarahkan saya kepada pemberi pinjaman kredit yang benar-benar mengubah hidup saya dari kemiskinan menjadi wanita kaya dan sekarang saya memiliki kehidupan yang sehat tanpa stres dan kesulitan keuangan,

    Setelah berbulan-bulan mencoba mendapatkan pinjaman di internet dan saya telah ditipu dari 400 juta, saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman dari kreditor online yang sah dalam kredit dan tidak akan menambah rasa sakit saya, jadi saya memutuskan untuk meminta saran kepada teman saya tentang bagaimana cara mendapatkan pinjaman online, kami membicarakannya dan kesimpulannya adalah tentang seorang wanita bernama Mrs. Maria yang adalah CEO Maria Loan. Perusahaan

    Saya mengajukan jumlah pinjaman (900 juta) dengan suku bunga rendah 2%, sehingga pinjaman yang disetujui mudah tanpa stres dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena fakta bahwa tidak memerlukan jaminan untuk transfer. pinjaman, saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari dua jam uang pinjaman telah disetorkan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu hanya lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan jumlah 900 juta. Saya sangat senang bahwa akhirnya Tuhan menjawab doa saya dengan memesan pemberi pinjaman saya dengan kredit saya yang sebenarnya, yang dapat memberikan hati saya harapan.

    Terima kasih banyak kepada Ibu Maria karena telah membuat hidup saya adil, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Ibu Maria dengan baik melalui Email (mariaalexander818@gmail.com) ATAU Via Whatsapp (+1 315-659 -4898) untuk informasi lebih lanjut tentang cara mendapatkan pinjaman Anda,

    Jadi, terima kasih banyak telah meluangkan waktu Anda untuk membaca tentang kesuksesan saya dan saya berdoa agar Tuhan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda.
    Nama saya adalah kabu layu, Anda dapat menghubungi saya untuk referensi lebih lanjut melalui email saya: (kabulayu18@gmail.com)

    Terima kasih semua.

    BalasHapus
  4. Halo,
    Semua orang, tolong, saya dengan cepat ingin menggunakan media ini untuk membagikan kesaksian saya tentang bagaimana Tuhan mengarahkan saya kepada pemberi pinjaman kredit yang benar-benar mengubah hidup saya dari kemiskinan menjadi wanita kaya dan sekarang saya memiliki kehidupan yang sehat tanpa stres dan kesulitan keuangan,

    Setelah berbulan-bulan mencoba mendapatkan pinjaman di internet dan saya telah ditipu dari 400 juta, saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman dari kreditor online yang sah dalam kredit dan tidak akan menambah rasa sakit saya, jadi saya memutuskan untuk meminta saran kepada teman saya tentang bagaimana cara mendapatkan pinjaman online, kami membicarakannya dan kesimpulannya adalah tentang seorang wanita bernama Mrs. Maria yang adalah CEO Maria Loan. Perusahaan

    Saya mengajukan jumlah pinjaman (900 juta) dengan suku bunga rendah 2%, sehingga pinjaman yang disetujui mudah tanpa stres dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena fakta bahwa tidak memerlukan jaminan untuk transfer. pinjaman, saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari dua jam uang pinjaman telah disetorkan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu hanya lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan jumlah 900 juta. Saya sangat senang bahwa akhirnya Tuhan menjawab doa saya dengan memesan pemberi pinjaman saya dengan kredit saya yang sebenarnya, yang dapat memberikan hati saya harapan.

    Terima kasih banyak kepada Ibu Maria karena telah membuat hidup saya adil, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Ibu Maria dengan baik melalui Email (mariaalexander818@gmail.com) ATAU Via Whatsapp (+1 315-659 -4898) untuk informasi lebih lanjut tentang cara mendapatkan pinjaman Anda,

    Jadi, terima kasih banyak telah meluangkan waktu Anda untuk membaca tentang kesuksesan saya dan saya berdoa agar Tuhan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda.
    Nama saya adalah kabu layu, Anda dapat menghubungi saya untuk referensi lebih lanjut melalui email saya: (kabulayu18@gmail.com)

    Terima kasih semua.

    BalasHapus
  5. kesaksian nyata dan kabar baik !!!

    Nama saya mohammad, saya baru saja menerima pinjaman saya dan telah dipindahkan ke rekening bank saya, beberapa hari yang lalu saya melamar ke Perusahaan Pinjaman Dangote melalui Lady Jane (Ladyjanealice@gmail.com), saya bertanya kepada Lady jane tentang persyaratan Dangote Loan Perusahaan dan wanita jane mengatakan kepada saya bahwa jika saya memiliki semua persyarataan bahwa pinjaman saya akan ditransfer kepada saya tanpa penundaan

    Dan percayalah sekarang karena pinjaman rp11milyar saya dengan tingkat bunga 2% untuk bisnis Tambang Batubara saya baru saja disetujui dan dipindahkan ke akun saya, ini adalah mimpi yang akan datang, saya berjanji kepada Lady jane bahwa saya akan mengatakan kepada dunia apakah ini benar? dan saya akan memberitahu dunia sekarang karena ini benar

    Anda tidak perlu membayar biayaa pendaftaran, biaya lisensi, mematuhi Perusahaan Pinjaman Dangote dan Anda akan mendapatkan pinjaman Anda

    untuk lebih jelasnya hubungi saya via email: mahammadismali234@gmail.com
    dan hubungi Dangote Loan Company untuk pinjaman Anda sekarang melalui email Dangotegrouploandepartment@gmail.com

    BalasHapus
  6. Halo semuanya, Nama saya Siska wibobo saya tinggal di Surabaya di Indonesia, saya seorang mahasiswa, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman untuk sangat berhati-hati karena ada banyak perusahaan pinjaman penipuan dan kejahatan di sini di internet , Sampai saya melihat posting Bapak Suryanto tentang Nyonya Esther Patrick dan saya menghubunginya melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)

    Beberapa bulan yang lalu, saya putus asa untuk membantu biaya sekolah dan proyek saya tetapi tidak ada yang membantu dan ayah saya hanya dapat memperbaiki beberapa hal yang bahkan tidak cukup, jadi saya mencari pinjaman online tetapi scammed.

    Saya hampir tidak menyerah sampai saya mencari saran dari teman saya Pak Suryanto memanggil saya pemberi pinjaman yang sangat andal yang meminjamkan dengan pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp200.000.000 dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau tekanan dengan tingkat bunga rendah 2 %. Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa rekening bank saya dan menemukan bahwa nomor saya diterapkan langsung ditransfer ke rekening bank saya tanpa penundaan atau kekecewaan, segera saya menghubungi ibu melalui (estherpatrick83@gmail.com)

    Dan juga saya diberi pilihan apakah saya ingin cek kertas dikirim kepada saya melalui jasa kurir, tetapi saya mengatakan kepada mereka untuk mentransfer uang ke rekening bank saya, karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres atau penundaan.

    Yakin dan yakin bahwa ini asli karena saya memiliki semua bukti pemrosesan pinjaman ini termasuk kartu ID, dokumen perjanjian pinjaman, dan semua dokumen. Saya sangat mempercayai Madam ESTHER PATRICK dengan penghargaan dan kepercayaan perusahaan yang sepenuh hati karena dia benar-benar telah membantu hidup saya membayar proyek saya. Anda sangat beruntung memiliki kesempatan untuk membaca kesaksian ini hari ini. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman, silakan hubungi Madam melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)

    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (siskawibowo71@gmail.com) jika Anda merasa kesulitan atau menginginkan prosedur untuk mendapatkan pinjaman

    Sekarang, yang saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman bulanan yang saya kirim langsung ke rekening bulanan Nyonya seperti yang diarahkan. Tuhan akan memberkati Nyonya ESTHER PATRICK untuk Segalanya. Saya bersyukur

    BalasHapus
  7. Apakah Anda mencari pinjaman? Setelah proses wawancara yang panjang dengan pemberi pinjaman hipotek, kami akhirnya memilih penawaran pinjaman Tn. Pedro Jerome di penawaran pinjaman Hipotek Rumahnya. Sebagai pembeli rumah pertama kali, dia benar-benar hebat dalam membantu kami mengamankan hipotek, memberikan saran yang bagus, dan selalu mengutamakan kepentingan terbaik kami. Saya pasti akan merekomendasikan siapa pun yang membeli rumah atau mencari pemberi pinjaman positif untuk membiayai kebutuhan atau bisnisnya untuk menggunakan Tn. Pedro Jerome dan timnya untuk semua jenis pinjaman. Saya pasti akan menggunakan mereka lagi di masa mendatang. Anda dapat menghubungi petugas pinjaman Pedro Jerome melalui Email: pedroloanss@gmail.com / WhatsApp +393510140339 Saya mengetahui bahwa mereka juga menawarkan pinjaman bisnis. Semoga berhasil.

    BalasHapus